logo

Selamat Datang di Official Website Pengadilan Agama Lubuk Sikaping -- Kami Mengutamakan Pelayanan yang Prima demi Terwujudnya Peradilan yang Agung

Written by hendra hidayat on . Hits: 36

SEMANGAT HARI PAHLAWAN TAHUN 2021

Lubuk Sikaping, 10 November 2021

Hari ini tepat pada tanggal 10 November 2021 Bapak Ketua Pengadilan Agama Lubuk Sikaping (Ahmad Syafruddin, S. HI, MH) mengikuti Upacara dengan jajaran Forkopimda Kabupaten Pasaman bertempat di Makam Pahlawan Syuhada Bhakti Lubuk Sikaping dipimpin langsung oleh Bupati Pasaman (Beni Utama, SH, MM). Hal ini dilakukan untuk mengenang jasa para pahlawan bangsa yang berhasil mengikis habis segala bentuk penjajahan yang lakukan bangsa asing pada masa lampau. Upacara dilaksanakan melalui zoom meeting atau menonton youtube langsung dari Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata, yang diikuti oleh Bapak Wakil Ketua Pengadilan Agama Lubuk Sikaping (Khoiril Anwar, S. Ag, MH) dan Hakim (Dra. Mazliatun) (Faizal Afdha’u) dan juga dihadiri oleh Panitera (Bustamu, SH, M.A), sekretaris (Suryarisman, S Ag)

WhatsApp Image 2021 11 10 at 08.34.36WhatsApp Image 2021 11 10 at 08.57.16

Tanggal 10 November 2021 tak asing lagi bagi masyarakat Indonesia diperingati sebagai Hari Pahlawan. Setiap tahun bangsa Indonesia memperingati hari nasional tersebut untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah gugur. Peringatan Hari Pahlawan. Tanggal 10 November diperingati sebagai hari nasional untuk mengenang perjuangan rakyat Indonesia, khususnya rakyat Surabaya yang terlibat dalam pertempuran Surabaya. Pertempuran di Surabaya merupakan perang pertama yang meletus setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Pertempuran Indonesia dengan pasukan Inggris dan merupakan salah satu pertempuran terbesar juga terberat dalam sejarah Revolusi Nasional Indonesia. Pertempuran Surabaya menjadi simbol nasional perlawanan Indonesia terhadap kolonialisme yang masih bercokol dibumi Indonesia. Awal mula meletus pertempuran Surabaya bermula ketidak senangan penjajah (inggris) terhadap Indonesia terutama rakyat Kota Surabaya atas tewasnya Brigadir Jenderal Mallaby yang merupakan pimpinan tentara Inggris untuk Jawa Timur tewas pada 30 Oktober 1945. Kejadian ini memicu kemarahan Inggris sehingga memberikan ultimatum kepada Indonesia untuk menyerahkan persenjataan dan perlawanan pada tentara AFNEI dan administrasi NICA. Ultimatum tersebut dikeluarkan oleh Mayor Jenderal Eric Carden Robert Mansergh yang menggantikan Jenderal Mallaby pada 10 November 1945. Selain penyerahan senjata, Inggris juga mengancam akan menggempur Kota Surabaya dari berbagai aspek, yaitu dari darat, laut, dan udara, jika rakyat Indonesia tidak menaati ultimatum tersebut. Perlawanan rakyat Surabaya terhadap pasukan Inggris Tentara Inggris juga mengeluarkan instruksi yang meminta semua pemimpin bangsa Indonesia dan para pemuda di Surabaya harus datang selambat-lambatnya pada 10 November 1945, pukul 06.00 pagi di tempat yang telah ditentukan. Alih-alih menaati ultimatum, rakyat Surabaya memilih untuk mengabaikannya sehingga meletus pertempuran yang sangat dahsyat. Pertempuran tersebut terjadi di Surabaya pada 10 November 1945 dan berlangsung selama kurang lebih 3 minggu. Medan perang Surabaya mendapatkan julukan "neraka" karena sangat dahsyat dan kerugian yang ditimbulkan tidak sedikit. Mari segenap anak bangsa untuk selalu mengenang jasa para pahlawan, tanpa jasa para pahlawan yang telah memberikan cucuran keringat, darah bahkan pertaruhan nyawa demi bangsa Indonesia. Terimakasih Kami aturkan buat para pahlawan bangsa. 04.06.78


Add comment


Security code
Refresh

 BANNER ZONA INTEGRITAS

 01 simari 02 komdanas 03 sikep 04 e court 05 siwas 06 pustaka 07 sisutan 08 lpse 09 sirup 10 sakti

Relaas Delegasi

ptsp2021

Jam Layanan

jam kerja 2

Lokasi Kantor

Copyright © Tim IT Pengadilan Agama Lubuk Sikaping 2021