logo

Selamat Datang di Official Website Pengadilan Agama Lubuk Sikaping-- Kami Mengutamakan Pelayanan yang Prima demi terwujudnya Peradilan yang Agung

Written by yeni on . Hits: 56

Ketua PA Lubuk Sikaping hadiri Upacara Hari Kesaktian Pancasila secara Virtual bersama Forkompida Kabupaten Pasaman

upacara pancasila1

Lubuk Sikaping|| Hari ini Kamis, 1 Oktober 2020 pukul 08.00 WIB bertempat di Balerong Pusako Anak Nagari Ketua Pengadilan Agama Lubuk Sikaping (Nongliasma, S.Ag,.MH) mengikuti Upacara Hari Kesaktian Pancasila secara Virtual bersama Forkompida Kabupaten Pasaman. Sebagai generasi bangsa yang cinta tanah air sudah selayaknya kita memahami makna peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang diperingati setiap tgl 1 Oktober setiap Tahunnya.

Sedikit ulasan mengenai Hari Kesaktian Pancasila oleh Penulis (Ceta)

“Lahirnya momentum Hari Kesaktian Pancasila tak lepas dari tragedi G30S/PKI. Enam jenderal dan satu perwira dibunuh secara keji dan dibuang ke dalam sumur sedalam 12 meter di kawasan Lubang Buaya. Antara lain Jenderal Ahmad Yani, Mayjen R Soeprapto, Mayjen MT Haryono, Mayjen S. Parman, Brigjen D.I. Panjaitan, Brigjen Sutoyo Siswodiharjo, dan Lettu Pierre Andreas Tendean. Gerakan tersebut pada akhirnya berhasil diredam. Pancasila membuktikan keberadaannnya sebagai ideologi menyatukan, sehingga kemudian setiap 1 Oktober diperingati sebagai Hari Kesaktian Pancasila,” Hari Kesaktian Pancasila ditetapkan pada 1 Oktober sesuai Keputusan Presiden RI Nomor 153/Tahun 1967.  Tragedi G30S/PKI tidak berhasil mengganti Pancasila dengan Marxisme, Leninisme, maupun Maoisme. Pancasila tetap teguh, tak hanya sebagai ideologi bangsa melainkan juga sebagai sumber kekuatan moril dan spiritual bangsa. “Sebagai tindak lanjut, MPR RI mengeluarkan Ketetapan MPRS Nomor XXV/MPRS/1966 tentang pembubaran dan pernyataan PKI sebagai organisasi terlarang, serta pelarangan penyebaran paham komunisme/Marxisme-Leninisme. Hingga kini TAP MPRS tersebut masih berlaku, dan menjadi pegangan kuat bagi bangsa Indonesia dalam melindungi jati dirinya,” Pancasila tak boleh dijadikan komoditas politik bagi sebagian kelompok. Pancasila merupakan milik bangsa, bukan milik segelintir orang. Pancasila pun pada hakekatnya merupakan suatu jalan pikiran dan dasar falsafah hidup bangsa Indonesia.

Add comment


Security code
Refresh

 Zona Inegritas

 01 simari 02 komdanas 03 sikep 04 e court 05 siwas 06 pustaka 07 sisutan 08 lpse 09 sirup 10 sakti

Relaas Delegasi

relaas Delegasi 2

Jam Layanan

jam kerja 2

Lokasi Kantor

Copyright © Tim IT Pengadilan Agama Lubuk Sikaping 2019